KETIKA SEBUAH HARAPAN SIRNA

27 Feb 2012

KETIKA SEBUAH HARAPAN SIRNA

Apa jadinya bila sesuatu yang kita harapkan hilang begitu saja?
Apa jadinya bila sesuatu yang kita idam-idamkan sirna?
Apa jadinya apabila mimpi kita tidak menjadi kenyataan?
Apa jadinya apabila harapan kita pupus?
Semuanya hilang, sirna, raib, pergi dan tak kembali.
Harus kecewakah kita? Harus sedihkah kita?
Tidak.
Kita tidak boleh terpuruk dalam keadaan, karena apabila satu pintu tertutup, pintu yang lain akan terbuka.
Jangan habiskan waktumu untuk menunggu pintu yang tertutup untuk kembali terbuka, hingga pintu yang telah terbuka akan tertutup kembali.
Kesempatan itu selalu ada, jadi jangan pernah disia-siakan. Jangan sia-siakan kesempatan hingga akhirnya kamu kecewa. Seperti pepatah bilang "satu kesempatan itu mahal harganya"
Berharaplah kamu, bermimpilah kamu, dan wujudkanlah mimpi itu.


oleh: Hana Mufidah Syasita at

LANTUNAN JIWA

LANTUNAN JIWA

Kau tarik aku dalam pelukanMu.....
Kau beri damai itu....
Lalu Kau hempaskan aku lagi....
Senandung jiwa... tergetirkan atas gelombang rasa...
Tutur kata yang ada tak mampu mengungkapkan risau yang melanda...
Kadar yang tergores dijiwa telah menimbulkan luka yang teramat...
Irama lantunan, nyayian ..... sayatan jiwa.....
Kau biarkan aku terkapar...
Dalam ketidak berdayaanku ... sebagai manusia..
Kau beri aku setetes tapi Kau biarkan haus begitu lama...
Dahaga.... yang ada... damai jiwa yang terbungkus lara...
Apa itu dunia...
Tanya ... mencari...mengais ...bermimpi .... dan ...????
Apa ?


Persembahan D34TH LOVE

MAWAR BERDARAH

MAWAR BERDARAH

cari... menaruh rasa akanmu berserta segala yang kau miliki
Kau indah dalam dambaku... membuaikan segala yang ada padaku...
Kau sang mawar yang begitu mempesona dan mampu membawaku jatuh dalam keindahan pandangan ... terlena...
Duri .. duri mulai menyentuh dan mengores saat kucoba meraihmu.... mengapaimu dan membawamu dalam dekapanku...
Kuingin memiliki... walau luka begitu banyak mengores saat mengapai mu....
Semakin kudekati semakin luka itu mengoresku...
Perih ... kutahan lirih...
Kau mawar penuh dengan luka....
Tapi kau masih dapat memukau jiwa...
Dimana setiap mata memandang indahmu... dalam wujud wadagmu... tapi dalam dirimu begitu banyak goresan hidup....
Andai aku bisa... andai aku dapat... tapi goresan durimu begitu melukai...
Kuterdiam bersama ... luka yang kian menanar....
Kutatap mawar itu.... dimana darah mulai mengalir menetes mengenai sang mawar...
kutertunduk.... keyakinanku mulai pupus....
mampukah aku... mampukah aku mengapainya dan membersihkannya dari luka yang ada... dan kutak pedulikan segala luka yang ada padaku...
Kuterdiam...
Hanya hening dan hela nafas... serta nanah yang mulai membusuk diatas lukaku...
Kutatap kembali sang mawar....
Entah bagaimana kumeraihmu dan mendekapmu dan melepaskanmu diatas lukamu...
Wahai kau mawar indah penuh dengan luka...
Maafkan aku yang belum bisa mengetahui apa yang harus kulakukan...
Semoga kau menemukan arti yang lebih baik dikemudian hari...
Ku melangkah dan berlalu ... meninggalkan sang mawar itu... bersama luka yang terus terasa semakin perih...

Persembahan D34TH LOVE

SEBUAH LILIN

SEBUAH LILIN

Ini kisah sebuah lilin ....
Dimana saat kita membutuhkan cahaya dia akan memberika cahaya
Dengan segala pengorbanan yang ada
Dia menerangi kegelapan dengan cahayanya
Dia memberi penglihatan pada saat kelam
Dengan mengorbankan dirinya
Dia tak peduli akan hal itu
Sang Lilin tetap tegar berdiri
menerangi Kelam
Pelahan dan pasti tubuhnya akan meleleh dan jiwanya akan pupus
Sementara lilin itu menerangi sang kelam
Umur dia tak begitu panjang....
Dan dia akan hilang menjadi abu setelah dia
mengorbankan diri terbakar bara demi menerangi jika kelam itu membungkus
Tanpa pamrih serta tersenyum .....
Iklas terasa Sekejap memang tapi segala pengorbanannya perlu kita telaah
Lilin yang kecil itu sangat berharga disaat kelam

Persembahan D34TH LOVE

SEBERKAS IMPIAN

SEBERKAS IMPIAN

Aku berada di samudera nista..
Tanpa bisa berbuat apa-apa,
Menjelma bak keledai dungu..
Dan hanya bisa duduk termanggu...
Tidak kugapai langit kan kugapai
Matahari...
Agar terang hati jelas melangkah
Dengan pasti..
Cukup mimpi sampai disini
Hidup harus pasti..!
Terus melangkah pasti..!
Tidak perlu berpaling lagi...!

BENTANGAN LANGIT


Langit kelam tetap bisu. Tak ada satu gerakpun tampak.
Senyap menyelimuti bentangan langit jagad raya. 
Wahai Penguasa Alam Semesta!” pekikMU menggelegar bagai petir.
 “Saksikanlah dan jawablah!”
Langit enggan disapa. Langit kelam tetap membisu.
Tak ada satu gerakpun tampak.
Senyap menyelimuti bentangan langit jagad raya. Aku tertunduk.





Download mp3 Curamor (cerita lucu java)

19 Feb 2012